LAKATTINGGI,MUBA,DS- Miris cerita hidup yang harus dijalani Sisi(30), Putri dari pasangan suami istri Abdul Latif (66) dan Jarah (alm). Bagaimana tidak, sejak kecil perempuan ini belum pernah merasakan nikmatnya bisa berjalan menggunakan kakinya dikarenakan kelumpuhan yang dideritanya.
Saat ini Sisi bersama ayahnya tinggal disebuah Gubuk yang beralamat Desa Bukit Indah, Dusun 02 Kecamatan Plakat Tinggi Kabupaten Musi Banyuasin Provinsi Sumsel.
Dikatakan Abdul Latief kepada awak media jika keterbatasan keuangan lah yang membuat mereka tidak mampu memberikan pengobatan untuk putrinya yang telah menderita kelumpuhan sejak kecil, hingga menyebabkan Sisi hanya bisa merangkak dalam melakukan nya.
“Sejak ditinggal ibunya tahun 2001 kami tinggal berdua, karena kondisi sisi lumpuh saya kesulitan merawatnya ditambah lagi setiap hari saya harus bekerja untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari kami,”jelas Latif.
Ayah gadis ini pun mengharapkan bantuan dari Pemerintah mengingat umurnya yang sudah tak mudah lagi, sehingga dapat memberikan kehidupan yang layak bagi putrinya dan dirinya sendiri.
“Saya memohon kepada Pemerintah untuk kiranya bisa membantu keluarga saya dalam memenuhi kebutuhan.Apalagi saat ini banyak program yang pro kerakyatan mengingat umur yang sudah lanjut saya tidak sekuat dulu untuk bekerja,”harapannya.